Prediksi Malaysia vs Indonesia
▶Sempatkan waktu 5 menit Anda untuk membaca post ini. 🆗
"Sebuah gagasan yang dikembangkan dan diwujudkan dalam tindakan
konkret, jauh lebih penting dan jauh lebih bernilai dibandingkan dengan
sebuah gagasan yang hanya tinggal sebuah gagasan." Pernyataan dari sang
guru ini menjadi resep manjur bagi Indonesia mengalahkah Malaysia.
Tidak perlu mengobar-ngobarkan rivalitas serumpun, atau laga klasik
serumpun, karena semuanya itu sekedar "cerita besar" yang meninabobokan
fakta bahwa Indonesia U-23 harus menang melawan Malaysia U-23 dalam
semifinal SEA Games 2013, yang diadakan di Stadion Zayyarthiri,
Naypyitaw, Kamis, pukul 16.00 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan
secara langsung oleh SCTV.
Menang melawan Malaysia hanya
dapat diperoleh dengan mempelajari dan mengamati secara rinci strategi
yang diterapkan oleh punggawa asuhan pelatih Ong Kim Swee. Menang
melawan Malaysia merupakan gagasan besar dan gagasan spesifik.
Tidak boleh berhenti sampai di situ, gagasan untuk meraih kemenangan
memerlukan penjelasan-penjelasan mengenai jalannya mesin taktik dari
permainan skuad Malaysia U-23. Kuncinya, kecermatan dalam pengamatan
dalam menelaah setiap zona permainan lawan.
Indonesia U-23 di
bawah arahan pelatih Rahmad Darmawan perlu mengembangkan dan menghidupi
semesta permainan yang menonjolkan kreativitas, baik dalam bertahan
maupun menyerang. Miskin kreativitas berbuah mampet dalam gagasan
bertahan dan menyerang.
Statistik menunjukkan bahwa skuad
Garuda Muda hanya menang 1-0 melawan Kamboja, kalah 1-4 dari Thailand,
ditahan imbang dengan skor kacamata oleh Timor Leste, dan memperoleh
kemenangan sebiji gol ketika melawan tuan rumah Myanmar lewat tendangan
penalti yang dieksekusi oleh Alvin Tuasalamony.
Penampilan
Yandi Sofyan dan kawan-kawan di lini depan tidak berjalan dinamis
bagaikan dinamo yang membangkitkan energi listrik. Sirkuit-sirkuit dari
dinamo penyerangan perlu dihidup-hidupkan agar pijar-pijar serangan
Indonesia membuat daya kejut terus menerus ke lini pertahanan Malaysia.
Menghadapi Malaysia yang mengandalkan organisasi permainan yang rapi
dan serba terukur, punggawa Indonesia perlu lebih konstruktif membangun
serangan lewat lini gelandang.
Gagasan yang konstruktif
memerlukan pola-pola serangan yang kreatif, bukan pola serangan yang
monoton, misalnya hanya mengandalkan kecepatan dari pemain-pemain sayap,
atau semata menunggu umpan tarik untuk mengisi ruang di kotak penalti
lawan.
Trio Bayu Gatra, Yandi dan Fandi Eko Utomo tidak perlu
tergesa-gesan melepaskan tembakan langsung ke arah gawang Malaysia.
Ketiganya hanya perlu fokus kepada gagasan tunggal, yakni mencetak gol.
Bermainlah dengan berbekal tiga kata saja: fokus, fokus, fokus.
Skuad Harimau Muda bukan tanpa kelemahan. Barisan pertahanan Malaysia
relatif rapuh, mudah diguncang lewat serangan-serangan bervariasi dari
berbagai lini. Mereka banyak mengandalkan ketangguhan dan kesiapan dari
penampilan Nazmi Faiz.
Keunggulan Malaysia justru dapat
dieksploitasi menjadi sisi kelemahan. Datuk Kim Swee amat mengandalkan
penguasaan bola dan mengedepankan kecepatan pemain-pemain sayap yang
siap melebar untuk membuka ruang gerak.
Resepnya, empat pilar
palang pintu pertahanan Indonesia, yakni Alvin, Syaifudin, Lestusen,
Roni perlu mengantisipasi setiap pergerakan trio pemain depan Malaysia,
yakni Rozaimi, Thamil, Irfan. Untuk empat bek Indonesia, tampillah lugas
tanpa terpancing bermain keras.
Dari sisi motivasi, skuad
Garuda Muda memang berhasrat melakukan pembalasan. Atas nama rivalitas,
dua tahun silam, keduanya bersua di final. Malaysia lebih beruntung
setelah menang lewat drama adu penalti 4-3.
Hasrat meluap di
kubu Indonesia untuk melakukan aksi balas dendam justru dapat berujung
petaka. Tampillah dengan tenang, dan bermainlah lepas tanpa beban tanpa
kehilangan fokus, merupakan kunci keberhasilan mengatasi Malaysia. Di
sini peran Rahmad Darmawan teruji sebagai motivator bagi Alvin dan
kawan-kawan.
Silakan meminjam doktrin Biogenesis untuk
memotivasi seluruh punggawa timnas Indonesia U-23. Huxley berujar bahwa
kehidupan berasal dari kehidupan. Begitu pula dalam sepak bola,
kemenangan berasal dari kemenangan. Mampu membungkam asa tuan rumah
Burma di ajang sepak bola SEA Games 2013 menjadi modal Indonesia untuk
melibas Malaysia.
Komentar dua pelatih:
Ong Kim Swee (Malaysia U-23):
"Indonesia bukan lawan yang asing bagi kami. Kedua tim sudah saling
kenal karakter permainan masing-masing. Untuk itu para pemain saya,
perlu tampil bermain dengan disiplin. Lawan termotivasi tinggi untuk
menggagalkan kami guna mempertahankan gelar juara."
Rahmad Darmawan (Indonesia U-23):
"Fokus kepada permainan kita sendiri. Jangan terpancing bermain keras
dengan melakukan banyak pelanggaran karena Malaysia mempunyai
pemain-pemain dengan eksekutor bola-bola mati."
"Permainan
mereka (Malaysia) amat textbook. Para pemainnya disiplin terhadap
taktik. Organisasi permainan antar lini tampak amat solid."
Prakiraan susunan pemain:
Malaysia U-23 (4-3-3):
Izham (penjaga gawang), Zubir, Fadhli, Ruben, Azmi, Ashri, Saarvindran, Nasir, Rozalmi, Thamil, Irfan
Pemain cadangan:
Sibanesan Sgamugam, Nazirul Naim, Kenny Pallraj, Izzaq Faris, M
Farhand, Ahmad Hazwan, M Nazmi, Wan Ahmad, Azriff Nasrulhaq Badrus.
Indonesia U-23 (4-4-2):
Kurnia Meiga (penjaga gawang), Alfin, Syaifudin, Lestusen, Roni, Bayu, Egi, Pellu, Ramdani, Fandi, Yandi.
Pemain cadangan:
Andritany, Syahrizal, Fernando Pahabol, Nelson Alom, Andik Vermansah, Dendi Santoso, Andri Ibo
Prediksi hasil pertandingan:
* Malaysia U-23 1-2 Indonesia U-23 (24,1 persen)
* Malaysia U-23 0-2 Indonesia U-23 (18,97 persen)
* Malaysia U-23 0-1 Indonesia U-23 (13,08 persen)
Head-To-Head :
SEA Games (SEAG)
21 Nov 2011 Indonesia U-23 1 - Malaysia U-23 1
17 Nov 2011 Indonesia U-23 0 - Malaysia U-23 1
Lima Pertandingan Terakhir:
Malaysia U-23
17 Des 2013 Malaysia U-23 2 - Vietnam U-23 1 SEAG
15 Des 2013 Malaysia U-23 1 - Singapura U-23 1 SEAG
13 Des 2013 Malaysia U-23 4 - Laos U-23 1 SEAG
10 Des 2013 Brunei U-23 0 - Malaysia U-23 2 SEAG
4 Des 2013 Malaysia U-23 3 - FC Ryukyu 1 2013
Indonesia U-23
16 Des 2013 Indonesia U-23 1 - Myanmar U-23 0 SEAG
14 Des 2013 Timor Leste U-23 0 - Indonesia U-23 0 SEAG
12 Des 2013 Indonesia U-23 1 - Thailand U-23 4 SEAG
9 Des 2013 Kamboja U-23 0 - Indonesia U-23 1 SEAG
15 Agu 2013 Indonesia U-23 1 - Brunei U-23 0 2013
Narasi prediksi:
* Kemenangan laga ini lebih banyak ditentukan oleh kekuatan mental
dari kedua kubu. Pemain-pemain Harimau Muda relatif mampu tampil percaya
diri paling tidak terlihat di pertanding-pertandingan sebelumnya.
Kalaupun terjadi adu penalti, maka kesiapan dan ketenangan penjaga
gawang amat menentukan dari masing-masing tim.
* Dua
penyerang timnas U-23, Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo belum unjuk
ketajaman di ajang Grup B SEA Games 2013. Yandi baru mengoleksi sebiji
gol di gawang Kamboja di pertandingan pembuka, sedangkan Fandi masih
mandul gol. Ini kendala yang harus dilewati dan ditanggulangi agar
Indonesia mampu keluar dari paceklik gol. Gol lebih awal melawan
Malaysia akan memotivasi penampilan Garuda Muda.
* Malaysia
punya keunggulan dalam organisasi permainan, baik dalam menyerang maupun
bertahan. Pasukan Harimau Muda juga piawai melepas umpan-umpan dengan
mengandalkan bola-bola atas. Di sini tantangan lini gelandang Indonesia
untuk mematikan arus pergerakan pemain-pemain depan lawan.
*
Sebagai post scriptum, Malaysia telah menggelar 12 kali uji coba selama
tahun ini dalam tiga turnamen berbeda, baik di Malaysia, maupun di Rusia
dan Indonesia. Mereka juga melakoni laga uji coba di Italia, Inggris,
Jepang, Republik Irlandia, Kanada, Persib Bandung, Timnas Thailand,
Myanmar, Singapura. Sederet laga ini memompa kepercayaan diri dalam
bertanding karena mereka menenggak tonik pengalaman demi pengalaman.
* Garuda Muda menggelar 19 kali laga uji coba melawan salah satu tim
raksasa Premier League, Chelsea FA, serta beberapa klub lokal Divisi
Utama seperti PSS Sleman, dan Persibat Batang, serta Islamic Solidarity
Games 2013 dan MNC Cup 2013.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Prediksi hasil pertandingan menurut Admin:
Malaysia U-23: 1
Indonesia U-23: 2
Prediksi kalian Sob?
mantap
BalasHapus