Pages

Jumat, 21 Februari 2014

To :Mama

aku berusahan membuat dia selalu tertawa, terkadang aku selalu membuat dia kecewa dengan kelakuan aku sendri, . Dia maunya aku menjadi orang yang Taat agama, orang yang selalu ingat sama orang tua, dan dia ingin aku sukses di kala hari aku besar nanti,
oke lah sekarang umur ku masih 16 tahun, masih labil, masih masa-masa purbetas, masa-masa remaja, yang selalu meminta uang ke pada orang tua,
tapi aku akan berusahan sekuat aku demi orang tua aku, terkadang aku menagis ketika dia sedang menangis , aku merasa seperti anak yang durhaka, seperti anak yang tidak tahu di untung, Aku menangis bukan karena aku cenggeng,kayak anak-anak,. Tapi aku menangis nggak bisa lihat dia menangis di depan aku, di depan mata aku, meskipun itu bukan salah aku, tapi air mata dia yang membuat aku menjadi nangis,

maafin aku ya mama, yang selalu membuat mama menjadi menangis meskipun itu bukan salah aku, . Ami cuman ingin jadi anak yang selalu berbakti sama orang tua aja, meskipun ami selalu buat salah sama mama, bikin kecewa mama aja, buat kesel mama aja, iya itu semua salah ami semua, MAAF MAM
Mungkin selama ini aku banyak sekali bohong ku sama orangtua ku, yang ini lah yang itu lah,

 Tapi tujuan hidup nanti , aku akan selalu berdua sama orang tua ku, selalu tinggal berdua sama orang meskipun tinggal bersama istri ku, tap, di mana ada aku, pasti ada orang tua.

aku selalu berdoa sama tuhan ( ALLAH ) " ya allah ketika aku dewasa nanti jangan kau cabut dulu nyawa orang tua ku, boleh nyabut nyawa mama ku, Tapi ijinkan dia merasa uang hasil kerja aku , hasl keringat ku, yang selama ini dia mengajarkan ku,mendidik ku sampai aku besar , cuman itu aja yang aku mau tuhan, aku mohon tuhan mendengarkan doa ku, Aminn.. "

To: Mama 

0 komentar:

Posting Komentar